Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Dipadati Pengunjung Akhir Tahun 2025

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:15 WIB Last Updated 2026-01-01T21:15:54Z
foto: Mal SKA Pekanbaru. (Net)
PEKANBARU, Tuahkarya.com- Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru terpantau ramai dipadati pengunjung pada hari pertama libur Tahun Baru, Kamis (1/1/2026) siang.


Keramaian di kota berjuluk "Bertuah" ini terlihat jelas di beberapa titik utama seperti Mal SKA, Mal Living World, dan Mal Ciputra. Kondisi ini menunjukkan tren masyarakat setempat yang lebih cenderung memilih menghabiskan waktu liburan di dalam kota dibandingkan bepergian ke luar daerah.


Sejak pukul 11.30 WIB, arus pengunjung mulai membanjiri Mal Living World yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai.


Fenomena serupa juga tampak di Mal SKA yang berada di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta, di mana antrean kendaraan terlihat mengular di pintu masuk.


Kepadatan ini merata di hampir seluruh sudut mal, mulai dari gerai kuliner, pusat permainan anak, hingga area bioskop yang dipenuhi wisatawan domestik.


Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa area parkir, baik di dalam gedung maupun lahan parkir tambahan di luar mal, terisi penuh oleh kendaraan roda dua dan roda empat.


Meski padat, suasana tetap tertib dengan pengawasan dari pihak keamanan mal. Banyaknya warga yang memilih ke mal dianggap sebagai pilihan paling praktis untuk merayakan pergantian tahun bersama keluarga tanpa harus menempuh perjalanan jauh.


Gantari, salah seorang pengunjung Mal Living World, mengungkapkan bahwa dirinya sengaja membatalkan rencana ke luar kota karena alasan keamanan.


"Biasanya kalau liburan kami pergi ke Sumatera Barat. Namun, karena kondisi di sana masih sering terjadi bencana banjir, kami merasa ragu dan khawatir di perjalanan. Akhirnya kami lebih memilih liburan aman di Pekanbaru saja," ujarnya saat ditemui di area Bioskop Cinepolis.


Senada dengan itu, Yani Yulianti, seorang pengunjung di Mal SKA, memiliki alasan berbeda terkait pilihannya menetap di dalam kota. Ia mengaku kondisi ekonomi saat ini menjadi pertimbangan utama bagi keluarganya untuk tidak berpelesir ke luar provinsi.


Sebagai istri seorang PNS golongan rendah dengan penghasilan yang pas-pasan, Yani memilih mengalokasikan anggarannya untuk hiburan sederhana di dalam mal. 


Pilihan ini dinilai lebih bijak di tengah situasi keuangan yang menuntut efisiensi bagi sebagian kalangan masyarakat.


"Mau ke luar kota, ekonomi sekarang sedang memprihatinkan dan biaya perjalanan cukup tinggi. Jadi, kami lebih memilih menghibur anak-anak dengan bermain di sini saja, yang penting mereka senang meski tidak harus pergi jauh," tutur Yani singkat sambil menemani anaknya di area permainan.


Warga Pekanbaru lainnya, Nita, menambahkan bahwa efektivitas waktu dan kelengkapan fasilitas menjadi alasan utama keluarganya memilih mal sebagai destinasi libur tahun baru. Menurutnya, pusat perbelanjaan menawarkan konsep one-stop-service yang bisa memuaskan seluruh anggota keluarga dalam satu waktu.


"Di mal, satu tempat bisa memberikan banyak pilihan, mulai dari menikmati makanan, nonton bioskop, hingga sekadar 'cuci mata' melihat toko baju dan sepatu," jelasnya.


Kepadatan pengunjung ini diprediksi masih akan berlangsung hingga malam. Pihak pengelola mal pun tampak tetap sigap melayani lonjakan pengunjung di awal 2026 ini.


Bagi warga Pekanbaru, mal kini bukan sekadar tempat berbelanja, melainkan alternatif wisata keluarga yang aman, terjangkau, dan lengkap di tengah berbagai tantangan yang ada.

×
Berita Terbaru Update