Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Bukannya Jadi Mudah, Digitalisasi Penerimaan Siswa Baru di Inhil Malah Mempersulit

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:41 WIB Last Updated 2026-06-16T15:41:00Z
TEMBILAHAN, Tuahkarya.com- Tahun ajaran baru pada satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi momentum krusial dalam menentukan arah pendidikan generasi baru untuk dimasa akan datang.

Di Kabupaten Inhil, proses pendaftaran penerimaan siswa baru yang akan masuk sekolah sudah menggunakan sistem digitalisasi berbasis online aplikasi bernama I-Potret.

Inovasi tersebut merupakan hasil kerjasama antara dinas Pendidikan Inhil dan Diskominfo Inhil.

Tujuannya mempermudah proses pendaftaran karena semua data base akan tersimpan dalam database server yang telah disediakan.

Namun, bagaimana jadinya jika proses penentuan arah satuan pendidikan tersebut ternyata malah jadi benalu akibat waktu yang singkat untuk mendaftar, calon wali murid harus mengupload, dan mengirim dalam waktu bersamaan.

Alhasil, saat dikerjakan, server tidak mampu menampung database secara bersamaan atau terjadi eror sistem.

Menurut pengakuan sejumlah calon wali murid, pada saat rapat dengar pendapat, Selasa (16/07/2026) malam, Aan mengakui bahwa proses pendaftaran pada aplikasi I-POTRET tidak sesuai harapan.

"Jangankan upload data untuk mendaftarkan anak, kita login saja tidak bisa sama sekali," ujarnya.

Lebih lanjut, calon wali murid tersebut mengungkapkan bahwa sistem digitalisasi harusnya mempermudah bukan malah mempersulit.

"Kita sambut baik adanya digitalisasi pada sistem penerimaan siswa baru. Namun, kita minta agar prosesnya jangan sampai mempersulit kita semuanya," tambahnya.

Tercatat 4 sekolah mengalami persoalan tersebut, diantaranya yakni SDN 004 Tembilahan, SDN 032 Tembilahan, SMPN 1 Kota Tembilahan, SMPN 1 Tembilahan Hulu.
×
Berita Terbaru Update