Pemantauan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., bersama personel Polsek Sabak Auh dan petani setempat. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan melakukan pengecekan kondisi tanaman yang saat ini memasuki masa persiapan panen.
Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama petani melakukan pengupasan bungkus jagung pipil sebagai tahapan awal sebelum proses pemanenan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas tongkol jagung sekaligus mempersiapkan hasil panen yang diperkirakan akan dilakukan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan.
Kapolsek Sabak Auh mengatakan, pemantauan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah melalui Asta Cita. Selain memastikan kondisi tanaman, kegiatan ini juga bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Lahan yang dipantau merupakan lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh dengan luas sekitar satu hektare. Tanaman yang dibudidayakan adalah jagung pipil menggunakan sistem semai lubang tanam dan saat ini telah berusia 96 hari.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman secara umum telah memasuki fase menjelang panen. Meski demikian, pertumbuhan batang jagung belum merata di seluruh areal tanam sehingga memerlukan perhatian dalam proses pemanenan nantinya.
Adapun lokasi lahan berada pada titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39.9" BT.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Sabak Auh berharap proses panen dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Siak sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
