PELANGIRAN, Tuahkarya.com– Desa Rotan Semelur kembali berpartisipasi dalam perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Pelangiran Tahun 2026.
Berstatus sebagai juara bertahan 3 kali beruntun, desa ini mengirimkan 10 peserta terbaiknya dengan misi besar mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Kegiatan syiar Islam tingkat kecamatan ini resmi dibuka oleh Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, S.E., M.T., dan dipusatkan di Desa Pinang Jaya (SP 10). Perhelatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 15 hingga 19 Juli 2026.
Kepala Desa Rotan Semelur, Nusariadi, menjelaskan bahwa 10 utusan tersebut terbagi ke dalam beberapa cabang perlombaan, yaitu:
Tingkat Tartil Anak-Anak: 2 peserta (putra dan putri)
Tingkat Tilawah Anak-Anak: 2 peserta (putra dan putri)
Tingkat Tilawah Remaja: 2 peserta (putra dan putri)
Tingkat Tilawah Dewasa: 2 peserta (putra dan putri)
Selain kesepuluh kafilah tersebut, Desa Rotan Semelur juga mengirimkan satu grup hadroh untuk menyemarakkan syiar Islam di arena MTQ.
"Kami telah memperoleh juara umum selama tiga kali berturut-turut pada pelaksanaan sebelumnya. Tahun ini, dengan persiapan yang matang, kami berusaha maksimal untuk membawa pulang piala bergilir dan meraih gelar juara umum yang keempat kalinya," ujar Nusariadi optimis.
Ia menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi wadah penting untuk melahirkan Qori dan Qoriah hebat di masa mendatang.
Pembukaan MTQ ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat.
Dukungan Pemerintah dan Semangat Syiar
Dalam sambutannya, Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, S.E., M.T., menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dianggap sebagai agenda seremonial biasa.
Menurutnya, ajang ini harus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas baca tulis Al-Qur'an di tengah masyarakat.
"Indragiri Hilir dulunya dikenal sebagai lumbung Qori dan Qoriah hebat yang mampu bersaing hingga tingkat nasional. Pemerintah kabupaten mendukung penuh kegiatan ini agar kejayaan tersebut dapat kita raih kembali," tutur Herman.
Senada dengan Bupati, Camat Pelangiran, Bustamin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa esensi dari pelaksanaan MTQ adalah menumbuhkan semangat syiar Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin.
"Melalui MTQ ini, kita bersama-sama mewujudkan Kecamatan Pelangiran yang madani, sekaligus menjaga kekompakan dan silaturahmi yang erat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat," pungkas Bustamin.
