GAUNG, Tuahkarya.com- PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa (MSK) menurunkan kekuatan penuh sebanyak 28 orang personel dan mesin andalannya dalam upaya memadamkan api serta pendinginan pasca terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 3 Desa berbeda yang ada di Kecamatan Gaung.
Menurut Fadjri selaku Humas PT MSK, penurunan personel merupakan bagian dari upaya bersama dalam mengendalikan karhutla yang terjadi di 3 Desa yakni Desa Simpang Gaung, Desa Semambu Kuning, dan Desa Teluk Kabung, di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri HILIR, Provinsi Riau.
"Personel kita yang berjibaku dalam upaya pemadaman dan pendinginan karhutla sudah bergerak selama 3 hari. Dan sekarang memasuki hari ke empat bersama semua tim satgas gabungan, semoga segera terkendali," ungkap Fadjri.
Kebakaran tersebut diketahui terjadi dilahan kosong yang tidak ada hasil produksi perkebunan baik buah sawit, buah kelapa dan yang lainnya.
Adapun alat yang diturunkan PT MSK diantaranya yakni mesin air dan alat pendukung lainnya sebagai berikut:
1. Tohatsu V20 1 Unit
2. Tohatsu V500 2 Unit
3. Ministriker 3 Unit
4. Firman 1 unit
5. Selang 80 roll
6. Nozel 4 pcs
7. Breaching 4 pcs
8. 1 unit Helikopter APP 1 water booming
Sedangkan 28 personel dari PT MSK yang diturunkan diantaranya yakni terdiri dari:
1. Rpk Inti 8 orang
2. Karyawan 6 orang
3. Security 2 orang
4. MPA MSK 12 orang
Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir juga menurunkan personel dari DKPP dan TRC BPBD. Hadir juga dari TNI-Polri, MPA, Pemerintah Kecamatan dan Desa serta masyarakat setempat.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencatat sebanyak 80 titik hotspot yang tersebar di 9 kecamatan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Terakhir untuk informasi tambahan, Kecamatan Gaung menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 28 titik.



