INHIL, Tuahkarya.com- Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka ditubuhnya diduga akibat bacokan senjata tajam di pondok/gubuk kebun kelapa sawit miliknya sendiri, pada Rabu (14/1/2026) siang.
Korban diketahui bernama C.Adventus J. Hutasoit (47), lahir di Tiga Bolon pada 19 Desember 1978. Korban beragama Kristen, suku Batak, dan berdomisili di Jalan Suka Karya, Perum Karya Pesona Mandiri Blok T58 RT 002 RW 015, Desa Sialangmunggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Penemuan mayat tersebut diketahui pada Rabu, 14 Januari 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, dengan ditemukannya mayat korban oleh warga yang melintas dijalan depan pondok kebun kelapa sawit milik korban yang berlokasi di Parit H.Badawi, Dusun Plasma, Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Penemuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian polsek Keritang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas telah melakukan sejumlah langkah awal, antara lain memintai keterangan para saksi, melakukan Visum Et Repertum (VER) terhadap korban, mengamankan barang bukti dilokasi kejadian, membuat laporan polisi, melakukan pencarian terhadap pelaku, membuat surat penolakan otopsi dari pihak keluarga, serta menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.
Dalam perkembangan perkara, Polsek Keritang bersama Satreskrim Polres Indragiri Hilir telah melakukan berbagai upaya lanjutan, diantaranya olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap 10 orang saksi, gelar perkara, serta peningkatan status perkara ke tahap penyidikan.
Hingga kini Penyidik telah menerbitkan administrasi penyidikan, melaksanakan pemeriksaan BAP saksi-saksi, membuat sketsa gambar TKP, serta mengajukan permohonan olah TKP ke Bidlabfor Polda Riau.
Selain itu, tim dari polres inhil yang di pimpinan oleh kasat reskrim juga berkordinasi dengan Subdit Jatanras Polda Riau.
Upaya pencarian petunjuk dan saksi tambahan terus dilakukan, dan setiap perkembangan perkara dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyidikan dan pengejaran terhadap pelaku guna mengungkap secara tuntas kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. melalui Kasat Reskrim menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
"Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami. Polres Indragiri Hilir berkomitmen untuk mengungkap secara tuntas kasus dugaan pembunuhan yang menimpa korban C. Adventus J. Hutasoit." Ujarnya.
"Saat ini perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan seluruh langkah penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah,” tambahnya.
Kapolres menjelaskan bahwa sejak menerima laporan, jajaran Polsek Keritang bersama Satreskrim Polres Indragiri Hilir telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta koordinasi dengan Bidlabfor dan Subdit Jatanras Polda Riau guna mendukung proses penyidikan.
"Kami telah memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pendalaman melalui analisis forensik, Upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan dan setiap perkembangan kami laporkan secara berjenjang kepada pimpinan,” tambahnya lagi.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian serta turut membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” tutup Kasat Reskrim.
.jpg)