RENGAT, Tuahkarya.com– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat menyampaikan rasa simpati dan duka mendalam atas musibah kebakaran hebat yang melanda pemukiman padat penduduk di wilayah Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir pada Rabu (8/4/2026).
Menanggapi keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik total di wilayah tersebut, PLN memberikan penjelasan resmi guna menghindari kesalahpahaman. Kamis, 9 April 2026.
Manager PLN UP3 Rengat, Tatok Winarko, menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi sesaat setelah kebakaran merupakan prosedur keselamatan (SOP) wajib.
Petugas PLN sedang menyiapkan material kabel dan perlengkapan pendukung lainnya untuk pemasangan lampu penerangan darurat di lokasi terdampak kebakaran Pulau Kijang."Keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi kebakaran hebat, aliran listrik harus segera diputus untuk mencegah terjadinya korsleting listrik (arus pendek) yang berpotensi memperluas titik api atau membahayakan warga serta petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas di lapangan," ujar Tatok.
Meskipun wilayah Pulau Kijang secara operasional berada di bawah naungan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuala Enok, PLN UP3 Rengat menegaskan komitmennya untuk terjun langsung memantau proses pemulihan.
Petugas PLN sedang menyiapkan material kabel dan perlengkapan pendukung lainnya untuk pemasangan lampu penerangan darurat di lokasi terdampak kebakaran Pulau Kijang.
"Kami memahami kecemasan dan kesulitan yang dialami warga terdampak. Sejak informasi diterima, kami langsung berkoordinasi secara intensif dengan tim teknis di ULP Kuala Enok untuk memetakan infrastruktur kelistrikan yang mengalami kerusakan akibat api," tambahnya.
Saat ini, tim pelayanan teknik di lapangan tengah melakukan upaya lokalisir area. Fokus utama petugas adalah mengamankan kabel dan tiang yang terbakar serta memastikan wilayah yang tidak terdampak bisa mendapatkan kembali suplai listrik secepat mungkin secara bertahap.
Upaya membantu masyarakat yang terdampak bencana kebakaran tim PLN sedang dalam proses penyiapan pemasangan penerangan sementara di lokasi terdampak.
PLN UP3 Rengat juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya kelistrikan pasca-musibah. Warga diminta memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing dalam kondisi kering dan aman sebelum dinyalakan kembali.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemulihan ini. Kami berupaya semaksimal mungkin agar penerangan di Pulau Kijang kembali normal sehingga dapat membantu proses evakuasi dan pemulihan aktivitas warga," tutup Tatok Winarko.


.jpg)