Peduli Kesehatan di Riau, Henny Wahid Tegaskan Pentingnya Posyandu Terapkan 6 Standar SPM
Kamis, 28 Agustus 2025
Foto: (DISKOMINFOTIK Riau)
PEKANBARU, Tuahkarya.com- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, menegaskan pentingnya transformasi posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ia berharap seluruh posyandu di Riau mampu menerapkan standar tersebut agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Target kita bersama tentu bisa melaksanakan seluruh posyandu dengan 6 SPM. Tidak hanya sekadar tempat menimbang bayi, tapi juga jadi pelayanan terpadu dan integratif yang mendekatkan layanan publik ke masyarakat,” ujarnya usai menghadiri lomba TP Posyandu Kabupaten/Kota se-Riau di Menara Lancang Kuning, Kamis (28/8/2025).
Enam SPM yang dimaksud mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial. Konsep ini memperluas fungsi posyandu dari layanan ibu-anak menjadi pusat pelayanan publik berbasis masyarakat, sesuai PP Nomor 2 Tahun 2018 dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Menurut Henny, lomba TP Posyandu ini menjadi sarana untuk menilai kinerja pembina sekaligus mendorong percepatan penerapan SPM. Ia berharap pemenang lomba bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Riau.
“Pembinaan ini diharapkan berjenjang hingga ke bawah, ke kader. Lomba ini menjadi implementasi kami untuk menggesa kabupaten dan kota segera terapkan posyandu dengan 6 SPM,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi lima besar daerah terbaik, yakni Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir. “Sudah banyak hal baik dan kemajuan yang ibu-ibu pembina lakukan. Lomba ini menuntut keseriusan, dan saya bangga dengan pencapaian ini,” ungkapnya.
Henny berharap, ke depan posyandu di Riau bisa menjadi teladan nasional dalam pelayanan terpadu masyarakat.
“Semoga semua yang kita usahakan sepenuh hati dan sepenuh cinta mendapatkan hasil terbaik,” tutupnya.