Pemuda Asal Inhil Juara Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025
Sabtu, 29 November 2025
INTERNASIONAL, Tuahkarya.com- Sebuah prestasi gemilang yang membanggakan kembali hadir dari pelosok Kabupaten Indragiri Hilir.
Fengkie Junis, seorang pemuda asal Inhil yang berhasil menjuarai lomba tingkat internasional Hackathon PAN-SEA AI Developer Challenge, yang digelar oleh AI Singapore dalam rangkaian AIMX 2025 di Marina Bay Sands. Ia keluar sebagai pemenang utama setelah bersaing dengan 236 submission dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Ia bersama rekannya Raka Fantino, Fengkie mengembangkan aplikasi inovatif bernama Lentera, sebuah aplikasi AI offline yang mampu berjalan sepenuhnya tanpa koneksi internet.
Solusi ini dirancang untuk menjawab kesenjangan akses pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), tempat jaringan internet masih menjadi tantangan besar.
Pengembangan Lentera diperkuat dengan insight lapangan dari Nadia Eka Putri, guru SD di Simpang Enok, yang menggambarkan kondisi dan hambatan belajar yang dialami pelajar di daerah tanpa akses digital.
Visualisasi dan penyajian proyek dibantu oleh Chriss Aditya sebagai video editor, sementara publikasi luas didorong oleh InstaInhil sebagai media partner.
Proyek ini juga mendapat dukungan penuh dari warga Inhil, akademisi UGM, dan masyarakat luas melalui media sosial.
Fengkie menjelaskan bahwa motivasinya sederhana saja namun memiliki makna yang hebat.
“Saya ingin anak-anak di daerah terpencil punya kesempatan yang sama untuk belajar dan mengenal teknologi. Kalau mereka tidak punya internet, maka teknologi harus datang dalam bentuk yang bisa mereka gunakan. Itulah kenapa Lentera dibuat sepenuhnya offline.” ungkapnya kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Sabtu (29/11/2025).
Penghargaan untuk Fengkie diserahkan langsung oleh Tan Kiat How, Senior Minister of State di Ministry of Digital Development and Information & Ministry of Health, Singapura.
Penyerahan ini menjadi pengakuan penting atas inovasi yang dinilai berdampak besar bagi pendidikan diwilayah tanpa akses internet.
Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama Indragiri Hilir, Riau dan Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa talenta putra putra di daerah mampu bersaing dipanggung internasional dan menghadirkan solusi teknologi dengan dampak sosial nyata.

